Rabu, 02 September 2015

Selamat ulangtahun sayangku

My love, my man :))
Selamat ulangtahun sayangku   
Banyak hari yang udah kita jalani bersama, terimakasih untuk semua warna.
Meski di hari istimewa ini kita saling berjauhan, aku berdoa semoga Tuhan selalu menjaga hasian dalam setiap usaha dan pekerjaan.
Rencana dan doa kita berdua semoga dikabulkan Tuhan.
Semakin sehat dan semakin romantis
I love you hasian  


Sabtu, 21 Februari 2015

WE Bersama Sir Kisno

Jadi tema hari ini adalah makan siang bareng WE dan Sir Kiss yang kebetulang sedang tugas dan rapat ke kantor yayasan Del Jakarta.
Jujur, ini adalah ramen pertamaku di 2015.
:)
Nice togetherness guys.
Abis makan, kita lanjut karaoke dan menggila di Inul Vizta, masih di Sarinah.
Sejam menyanyi sesuai tema hati - ada yang baru putus saat valentine, ada yg mama papa larang - ah senang kali berbagi tawa dan joget bersama WE.
I love you all guys :*
Sekian~

Sabtu, 14 Februari 2015

Valentine 2015, I Thank You Love

What a surprise from hasian!!
Last year when I was a student in my collage, I got this big chocolate from my romantic man sent by him from the distances.
And today, I get the same big chocolate again. He comes to Jakarta and meet me in office while I'm doing such an overtime for a project.
So happy, right? Thank you hasian, I love this surprise wink emoticon Happy Valentine for us heart emoticon





Selasa, 10 Februari 2015

Jakarta oh Jakarta

Jakarta as we know is the capital city of Indonesia.
Jakarta punya pesona yang begitu menawan bagi semua kawula.
Muda - tua akan terpesona dengan gemerlapnya Jakarta.

Aku juga merasakannya di sini, di kota ini.
Puji Tuhan aku mendapat pekerjaan yang sesuai dengan keinginanku dan sesuai dengan basic knowledge yang ku peroleh dari kampusku dulu, Institut Teknologi Del.

Bayaran yang ku dapat juga lumayan, cukuplah untuk menabung biaya kuliahku nanti di bangku S1.

Ya, itu hanya secuil keindahan Jakarta.

Kau juga harus tau kawan gimana rasanya desak-desakan di dalam public transportation disini.
KRL, Transjakarta, kopaja, dan semua onderdil kejakartaan ini harus kau rasakan juga kalau kau mau tau gimana rasanya mencapai sukses dari nilai nol.

Wah, nampaknya terlalu berlebihan ya?
Enggak kok, ini ceritaku apa adanya.
Semua sarana transportasi itu udah pernah ku tumpangi.

Baiklah, bukan itu sebenarnya inti curhatanku kali ini.
Aku sebenarnya mau cerita soal banjir di kota yang begitu menawan ini.

Sering kan melihat tayangan di tivi mengenai banjir di ibukota?
Airnya setinggi apa kawan?
Semata kaki? Sebetis? Itu bukan banjir namanya, itu hanya seonggok genangan air aja.
Kali ini aku betul-betul menyaksikan indahnya Jakarta yang begitu menawan ini.
Banjir yang airnya hampir seperut adalah temanku pagi tadi.

Okay, lemme tell you.

Di kosan aku tinggal, banjir memang hanya selutut dan hujan masih lumayan deras sejak kemarin subuh.
Tapi hujan dan banjir gak datang hanya berdua loh, mereka punya teman dua lagi.
Mati lampu dan mati air.
Amazing!!
Lengkap sudah penderitaanku.

Tadi pagi aku harus berjuang ke kantor untuk mendapatkan asupan listrik dan internet.
Yaaa, di kosan mati lampu sejak maghrib.
Aku tak bisa kerja sama sekali.

Aku dan 1 teman kantorku, sebut saja namanya mbak Peliska.
Dialah temanku yang seide untuk nekat ke kantor padahal di luar sedang hujan dan banjir.

Alhasil, kami pelan2 menyusuri jalanan cempaka mas sampai fly over yang mengarah ke tol tanjung priok.
Banjirnya gila-gilaan -_-
Kalo di sekitar kosan hanya selutut, ini bukan sekedar selutut atau sepaha aja kawan.
Banjirnya hampir seperut.
Otokke!!
Gak mungkin putar balik dan pulang ke kosan.
Dengan tekad bulaat, kami susuri jalanan itu sambil menggendong laptop di pundak.

Jam 9 kami berangkat tadi pagi dan baru tiba di kantor jam 12.10.

Can you imagine how hard is that?
3 jam!!

Untung saja Tuhan baik, aku dan mbak Peliska baik2 aja setibanya di kantor.

Itulah ceritaku.
Begini rasa sulitnya mencari uang di ibukota yang sadis ini, aku harus tetap semangat!

Kau juga kawan, singsingkan lengan bajumu dan angkat dagumu lalu katakan "SEMANGAT"

Senin, 29 Desember 2014

Selamat Jalan Sahabatku ke Rumah Bapa di Surga, Junliade Sinaga

Sakit apa kau Junliade Sinaga?
Kenapa kau cepat kali ninggalin dunia ini?
Belum sama2 sukses kita Jun, kenapa kau uda pergi diluan?

Oh Tuhan..
Cepat kali Tuhan menjemput temanku ini, masih belum berterima aku kalo dia udah tiada 

Aku tak percaya kau telah tiada -_-

Rabu, 15 Oktober 2014

Sebulan Bekerja

It's been a month worked here, I thank You God.
Bangga bisa kerja di kantor ini dgn segala deadline yg melimpah, it makes me stronger *maybe*
Keinginan utk bekerja di perusahaan yg gedungnya di tower 'elite' uda terwujud walau hanya seminggu kerja di tower itu dan kini pindah ke tower yg lebih kecil
*it's okey haha*
Capek2 tiap hari menuju kantor dan pulang ke rumah, itulah namanya kerikil kecil dan perjuangan hidup.
Intinya tetap semangat dan jangan pernah menyerah utk apapun itu.
Finally, happy working lalala~
God bless 

Minggu, 12 Oktober 2014

kasian abangku capek kali kerja di bank

*judulnya 

Jeritan Batin Pacar-Pacar Karyawan Bank

1. Pacaran sama karyawan bank berarti memacari dia yang  job-nya sudah cukup mapan.

Kamu tahu betul, pekerjaannya yang mapan tidak didapat tanpa perjuangan 

2. Dia harus bergadang di depan laptop buat browsing lowongan.

3. Masuk-keluar gelaran Job Fair


4. Menunggu jawaban lamaran yang lamanya kayak nunggu jodoh

5. Ditengah perjuangannya, yang bisa kamu lakukan cuma memberi semangat

6. Dan menawarkan pundak untuk bersandar

7. Namun tiap usaha keras pasti mendatangkan hasil, kamu juga ikutan excited saat dia menerima panggilan wawancara

8. Kamu jadi tahu kalau kerja di bank itu prosesnya gak gampang. Pertama dia harus ikut wawancara di walk in interview


9. Lolos wawancara awal, pacar kamu akan dipanggil untuk ikutan tes tertulis. Sebagai pacar yang baik kamu cuma bisa mengantarnya hingga ke gerbang
10. Berhasil di ujian tertulis, dia diminta datang ke lab yang telah ditentukan guna menjalani tes kesehatan. Kamu pun mulai bertanya-tanya apakah ini tes CPNS terselubung?
11. Lalu saat dia menjalani wawancara terakhir entah kenapa malah kamu yang deg-degan setengah mati
12. Tapi kecemasanmu segera tergantikan dengan kegembiraan begitu mendengar dia diterima bekerja
Tapi diterima jadi karyawan bank bukan berarti perjuangan selesai. Ternyata jadi karyawan bank itu tak semudah yang dibayangkan.
13. Bekerja di bank membutuhkan endurance yang tinggi karena sering kali (hampir tiap hari sebenarnya) pacarmu diminta untuk lembur. Alhasil, waktu kamu buat ketemu dengan pacar mulai berkurang

14. Ada kalanya dia pulang di waktu normal namun kamu terlalu segan untuk mengajaknya kencan karena tahu dia terlalu capek untuk keluar

15. Gak jarang saat kalian makan bareng dia masih sempat mengerjakan beberapa tugas kantor. Tapi kamu hargai sikapnya yang masih mau meluangkan waktu untuk bertemu

16. Sedihnya, karena masih dianggap anak baru, dia diwajibkan bekerja dari Senin sampai Sabtu. Ucapkan selamat tinggal pada ‘sarapan-unyu-bareng-pacar-di-Sabtu-pagi’

17. Bahkan malam mingguan bareng pun sering jadi mitos buat kalian

18. Keluar bareng di hari Minggu? Uuuum…kadang dia lebih memilih untuk istirahat

19. Lalu apa kabarnya pacar karyawan bank di hari Minggu? Menonton serial di laptop merupakan hal yang cukup produktif kok

Ketika akhirnya ketemuan untuk melepas rindu yang kalian bicarakan adalah…

20. Berputar sekitar kesulitan yang ia alami di kantor

21. Keluhan soal rekan kerjanya yang gak becus (atau bahkan gak jujur)

22. Atau soal betapa bencinya dia dengan jaringan internet yang lelet di tempat ia bekerja

Tapi kamu gak akan mau mengeluh karena dengan cara itulah kalian melepas kangen

23. Ketemuan yang terbatas bikin kalian lebih menghargai makna hubungan

24. Kalian jadi gak punya waktu buat berantem, karena banyak hal yang lebih penting untuk dilakukan bersama ketika ketemuan

25. Love is a verb. Setiap usaha tulus yang dilakukannya demi menunjukkan perhatian di tengah kesibukan terasa sangat manis

Pacaran sama karyawan bank itu memang penuh seni

26. Dia tahu seni menghemat waktu. Diajak nge-mall habis kerja? Tenaaaang….penampilannya sudah rapi

27. Dia tahu seni menyenangkan orang. Bersamanya kamu nggak akan merasa kekurangan kasih sayang

28. Pacarmu juga tahu seninya menghadapi tantangan dan berbagai gejolak ekonomi.

29. Seni bekerja dibawah target dan berorientasi pada hasil? Gak perlu diragukan lagi~

30. Pasanganmu adalah orang hebat yang punya seni perencanaan yang handal. Bersama dia, masa depan kalian sudah tertata rapi

Pacaran sama karyawan bank memang gak gampang, waktu bertemu adalah sebuah kemewahan. Tapi kamu merasa tak keberatan. Pekerjaannya menawarkan jaminan masa depan, waktu yang hilang juga tetap bisa dibayar. *yang ini terkesan lucu hahahaha*


taken from: http://www.hipwee.com/hiburan/jeritan-batin-pacar-pacar-karyawan-bank/